oleh

Kapolres Ternate Jadi Irup di SMK 2 Kota Ternate

LENTERA Pendidikan — Kapolres Ternate, Azhari Juanda jadi Inspektur Upacara (Irup) pengibaran bendera, pada Senin 21 Januari 2019 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Ternate.

Kapolres mengingatkan kepada siswa suswa agar kelak nanti dapat bisa memikirkan masa depan. Untuk itu siswa harus bisa belajar dengan tekun rajin janganlah minder. “Karena masa depan siswa siswi yang ada di tangan mereka sendiri,” ungkap Kapolres kepada Reporter Lentera, usai memimpin upacara, Pada Senin, 21 Januari 2019

BACA JUGA Ada Kebijakan Baru untuk Dana BOS 2019

Selain itu kapolres menjelaskan bahwa bersamaan dengan upacara ini dilanjutkan dengan deklarasi generasi milenial road sefeti festival dalam tertib berlalu lintas. “Hal ini banyak mendapat respon dan semangat terhadap siswa siswi agar bisa dapat di terapkan pada kehidupan sehari hari nantinya,” katanya.

Menurut Azharu, Apabila mengendara, kepada siswa agar melengkapi surat kenderaan motornya dan juga memperhatikan etika berlalu lintas sesuai ketentuan yang mana di bangun dari 18 karakter bangsa di seluruh siswa baik SD, SMP maupun SMA yang harus perlu di tanamkan pada diri siswa agar kelak keluar bisa di pahami.

“Bisa menata kehidupan masa depan baik dari kehidupan sehari hari di awali dengan belajar kerja keras agar bisa sukses nanti kedepan serta saling menghargai,” urainya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kota Ternate, Kamaludin Ahmad menambahkan untuk dapat membangun karakter siswa yang suda diterapkan di SMK Negeri 2 Ternate ini sesuai program yang ada.

Yang di bangun mulai dari 18 karakter bangsa melalui sosialisasi di saat apel agar bisa dapat di atasi dengan sendirinya oleh siswa.

Sala satunya yang dilakukan sosialisasi oleh Kapolres Ternate tentu ini kami pihak sekolah sangat mendukung hingga bisa menambah wawasan siswa terhadap berbagai hal hal yang bisa di cegah oleh siswa itu sendiri.

“Yang akan di bangun untuk nilai karakter mulai dari kegiatan sekolah untuk di terapkan kepada siswa sala satunya tertib lalu lintas jika siswa yang tidak memiliki sim dilarang untuk membawa motor yang akan di terapkan di semua mata pelajaran jika guru mengajar nanti,” tutupnya.

Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News