oleh

STKIP Bakal Wisudakan 434 Mahasiswa

LENTERA Pendidikan — Senat Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate, akan melaksanakan wisudah pada 26 Januari 2019 yang akan difokuskan di Hotel Grand Dafam BelaTernate, Jalan Jati Raya No. 500, Ternate Selatan.

Rencananya acara wisudah STKIP Kie Raha Ternate ini, akan diikuti oleh peserta wisudawan sebanyak 434 orang dari 10 program study.

Ketua Panitia Wisudah Rusdyi Hapsyi ketika di temui Reporter Lentera Online di Gedung putih STKIP, Pada Sabtu, 18 Januari 2019 mengatakan bahwa, pelaksanaan wisudah sudah di tetapkan pada Sabtu, 26 Januari dan gladinya di 25 Januari 2019. “Peserta yang sudah mendaftar saat ini baru 367 dari 10 program study yakni bahasa indonesia 32, bahasa inggris 36, Biologi 41, Ekonomi 14, Fisika 20, Geografi 51, Matematika 24, PGSD 122, Olahraga 68 dan Sejarah 26,” jelas Rusdi.

Lanjutannya, dengan menghadirkan Dosen kedokteran dari universitas Samratulangi Manado Prof, Dr. Ir. Cristina L Salaki, Ms. yang akan menyampaikan orasi pada saat wisudah dengan judul orasi ilmiahnya “dinamika pemikiran dalam pengembangan bio peptisida sebagai sarana pendukung pengendalian hama terpadu”

Rusdyi menjelaskan, Pendaftaran wisudah di lakukan secara online dengan mengunjungi alamat websitenya https://stkipkieraha.ac.id, batas pendaftaran pada Senin, 21Januari 2019 pukul 05:00 sore. Sedang untuk pembayaran biayah wisudah di bayar melalui Bank dengan nilai Rp. 2.500.000 rupiah.

“Pengambilan undangan wisudah, di berikan pada saat gladi, waktu gladi di mulai jam 2 siang, untuk itu di harapakn peserta wisudah agar datang tepat pada waktunya”.

Saat di singgung terkait keluhan mahasiswa dengan pendaftaan berbasis online, Rusdyi mengatakan, pendaftaran di terapkan berbasis online agar menjadi pembelajaran buat mahasiswa dan itu merupakan tantangan karena sebagian mahasiswa masih lemah dengan bidang Ilmu Teknologi (IT) “Kita berkaca dengan pengalaman pendaftaran CPNS kemarin banyak yang tidak tau IT karena pendaftaran di lakukan melalui online, oleh sebabnya itu, ini merupakan strategi untuk melatih mahasiswa juga,” tutup Rusdyi.

Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News