oleh

30 Maret, Unkhair Bakal Cetak 700 Sarjana. Ini Pernyataan Warek I dan Ketua Panitia Wisuda

LENTERA PENDIDIKAN — Universitas Khairun Ternate akan menggelar wisuda pada 30 Maret 2019. Demikian itu berdasarkan hasil rapat panitia sehingga pada 12 Februari akan dilakukan Yudisium tingkat universitas untuk mengetahui berapa banyak mahasiswa yang akan bisa dinyatakan wisuda untuk periode Maret 2019 mendatang.

Wakil Rektor (Warek) I, Suratman Sudjud saat ditemui reporter Lentera Online di ruang kerjanya pada Sabtu, 7 Februari 2019 mengatakan bahwa, target untuk wisudah biasanya berkisaran 600 -700 peserta dan disesuaikan dengan kapasitas ruangan. Selain itu wisudah saat ini dilakukan dua tahapan.

“Kami punya desain, rencananya akan melakukan peningkatan yaitu tiga tahapan tetapi kami harus melihat jumlah peserta wisudawan. Jika memungkinkan, maka di lakukan tiga kali wisuda. Kedepan kami harus memperhitungkan itu, apa lagi dengan semakin meningkatkan animo mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi juga terus meningkat. Dan karena animo mahasiswa yang keluar dari unkhair juga meningkat sehingga ada keseimbangan antara yang masuk dan keluar,” kata Suratman

BACA JUGA
Sudah 33 Orang yang Mendaftar SNMPTN di Unkhair, Warek I: Ada Peluang Terjadi Peningkatan

Dia juga menjelaskan, proses pelaksanaan wisudah seperti tahun sebelumnya difokuskan di kampus I Unkhair, Akehuda, Kota Ternate. Kemudian untuk pendaftaran wisudah, saat ini sudah di buka sampai akhir februari 2019. “Kami buka setiap saat. Mereka bisa melakukan pendaftaran periode wisudah sebelumnya,“ terang dia.

Lanjut dia, mahasiswa yang masuk dalam kategori Uang Kuliah Tunggal (UKT), seluruh pembiayaan sudah dimasukkan sekaligus, seperti ujian skripsi, kubermas, dan wisudah tak lagi dilakukan pembayaran.

Suratman menambahkan sistem pendaftaran wisudah dilakukan melalui online. Mereka tinggal mengupload dokumen-dokumen pemberkasan yang diminta sebagai persyaratan untuk mengikuti wisudah karena tidak semua orang yang telah melaksanakan ujian skripsi maupun ujian tesis langsung serta merta mengikuti wisudah.

“Semua ada proses untuk persyaratan wisuda, salah satu prosesnya adalah mereka melakukan perbaikan terhadap skripsi, perbaikan terhadap tesis. Itu harus di kembalikan atau diserahkan langsung ke pihak fakultas perguruan tinggi sebagai dasar atau prasyarat. Tidak ada lagi yang namanya hutang atau tunggakan apapun,” terangnya.

Menurutnya, yang tercover peserta wisudah saat ini sudah 600 lebih, mendekati 700. Sudah ada date base jumlah wisudah setiap fakultas yang berpeluang wisudah, tetapi harus dilakukan verifikasi karena tidak menutup kemungkinan ada penambahan. Sebab, ada yang sudah melakukan ujian skripsi tahun sebelumnya kemudian belum sempat melakukan wisudah pada periode September 2018, mereka bisa melakukan wisudah pada periode Maret 2109.

Ketua panitia wisuda sekaligus dosen Fakultas Hukum, Faisal Malik berharap kegiatan wisuda kali ini bisa memberiakan nuansa akademik yang baik terhadap mahasiswa. “Dan para wisudawan, ketika terjun ke masyarakat, bisa memberikan manfaat yang baik,” harapnya.

Rep/Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *