oleh

Sudah 33 Orang yang Mendaftar SNMPTN di Unkhair, Warek I: Ada Peluang Terjadi Peningkatan

LENTERA PENDIDIKAN – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) di Universtas Khairun Ternate dimulai sejak 4-14 Februari 2019. Hingga saat ini, sekitar 33 orang dari masing-masing sekolah sudah melakukan pendaftara. “Saya yakin, ada peluang untuk terjadi peningkatan, karena masih tersisa waktu 7 hari lagi,” tutur Wakil Rektor I (Warek I), Suratman Sudjud kepada repoter lentera Online di ruang kerjanya, Kamis, 7 februari 2019.

BACA JUGA
30 Maret, Unkhair Bakal Cetak 700 Sarjana. Ini Pernyataan Warek I dan Ketua Panitia Wisuda

Berkait hal itu, Suratman menjelaskan bahwa biasanya banyak orang manfaatkan waktu akhir, apalagi SNMPTN ini siswa harus betul-betul melihat, mendiskusikan dengan orang tuannya untuk menentukan program studi yang mereka pilih pada perguruan tinggi mana yang akan mereka tujuh. Jika mereka salah memilih program studi dari perguruan tinggi yang ditujuh lalu dikatakana lulus, maka yang bersangkutan tidak lagi mengikuti jalur SBMPTN. “Jadi mereka harus pertimbangkan betul program studi mana ketika melakukan pendaftaran,” katanya.

Suratman mengatakan, 3180 kuota Unkhair pada 2019 terdistribusi ke 8 fakultas dan 35 program studi. Kuota tersebut terdistribusi pada tiga jalur perguruan tinggi, dibagi angka kurang lebih 30 % pada SNMPTN, 40 % pada jalur SBMPTN, dan maksimum 3 % pada jalur mandiri.

Warek I juga menyatakan, pendaftaran tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kuota yang ditetapkan Unkhair sebesar 2.750, namun hingga kini 3.180. Artiya, ada peningkatan dibandingkan 2018 kemarin.

Dikatakan, pihaknya berharap kepada mahasiswa yang sudah mendapat password dari lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT), segera melakukan tes pendaftaran dari sisa waktu 7 hari dan mempertimbangkan secara baik soal program studi dan perguruan tinggi mana yang akan di tujuh karena tidak semua orang yang terimput oleh pangkalan data sekolah siswa ( PDSS) yang dilakukan pihak sekolah kemudian bisa mendapatkan password. “Mereka yang memperoleh password ini, hanya yang lulus identitas karena ada rasio, tergantung akreditas sekolah,” terangnya.

“Misalnya, akreditasi sekolahnya A, maka 40% dari siswa yang dilakukan pengimputan akan dilakukan perengkingan secara otomatis oleh LTMPT, lembaga yang diberikan kewenangan untuk melakukan seleksi sehingga dari 100 orang, hanya 40 yang memperoleh password. 60 lainnya belum diberikan kesempatan,” ujar Warek I, Suratman

Bagi yang memperoleh password, kata dia, secepatnya melakukan pendaftaran, jangan menunggu sampai tanggal 14 Februari karena banyak orang berpeluang masuk, jangan sampai ada hal-hal lain yang terjadi teknis jaringan, kesibukan dan lainnya.

“Dan mereka yang belum memperoleh possword, bisa mengikuti jalur Seleksi Bersama Masuk PerguruanTinggi Negeri (SBMPTN) yang nanti dilakukan pendaftaran pada bulan depan,” kata Suratman menutup komentarya.

Rep/Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News