oleh

Unkhair teken MoU dengan Kementrian untuk Pemeriksaan dan Pendampingan Produk Halal

LENTERA PENDIDIKAN – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kerjasama dengan Kementrian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi dalam bentuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU), sekaligus kuliah tamu di Gedung Rektorat pada Jumat, 15 Februari 2019.

Ketua Halal Center Unkhair Ternate, Anto Muliadi kepada media ini mengatakan, kerjasama dan MOU ini sebagai langka awal untuk meraih kedepan agar relevansi kegiatan pemeriksaan dalam pendampingan dan pengabdian kepada masyarakat, terkait produk halal itu berjalan dengan baik.

“Ini juga menjadi landasan hukum dalam kerjasama dengan Kementrian Agama terutama Badan Penyelengaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH). ” kata Anto Muliadi.

Menurutnya, tujuan Halal Center ini sebagai bentuk pengabdian dan pendampingan terhadap usaha-usaha mikro tentang bagaimana cara-cara agar mendapatkan tingkat kualitas produksi bersertifikat Halal. “Itu Point penting dari MoU ,” ujarnya.

Mulianto menambahkan, pasca kegiatan ini, pihaknya melakukan pembentukan beberapa staf dalam rangka mengikuti pelatihan sertifikasi editor seperti membentuk Lembaga Pemeriksan Halal di Unkhair Ternate. “Mengingat Unkhair secara kelembagaan sudah siap,” ujar Anto Muliadi.

Berkait itu, Rektor Unkhair, Prof Husen Alting dalam sambutanya megatakan, bahwa jaminan produk hal ini ditetapkan UUD No 33 Tahun 2014, di mana tujuan UU tersebut, memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan soal kepastian mengkonsumsi produk halal yang dimiliki.

Itu sebabnya, Lanjut Prof Husen, perkembangan teknologi yang luar biasa ini, mayoritas muslim di indonesia wajib mendapat kepastian atau keamanan produk halal sebagai mana diamanatkan UU.

Rep/Red: Hana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *