oleh

Himasylva Unkhair Aksi Bebaskan Jeruji Sampah di Kota Ternate

LENTERA PENDIDIKAN — Himpunan Mahasiswa Sylva (Himasylva) Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Kahirun (Unkhair) Ternate melakukan bakti sosial (Baksos) di Kota Ternate, dari 14-15 September 2019.

Baksos ini sebagai respon atas maraknya lingkungan Kota Ternate yang terpapar beragam sampah.

Kegiatan yang kini menjadi program rutin Himasylva ini 2 bulan sekali ini berakhir pada Ahad, 15 September 2019. Menariknya, kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa Kehutanan itu bertajuk “Bebaskan Kota Ternate dari Jeruji Sampah”.

Mereka mulai membersihkan sampah dari pesisir Pelabuhan Semut Mangga Dua sampai di pantai Kelurahan Salero, Kota Ternate.

Bukan tanpa alasan, Kota Ternate sendiri dipesisir pantai banyak sampah yang dibuang sembarangan. Misalnya, sampah plastik, yang dapat membahayakan peresapan sinar matahari dalam tanah. Jika tidak dibersihkan dapat mengancam kehidupan biota laut dan kesehatan lingkungan.

Mahasiswa Kehutanan Fakultas Pertanian gelar bakti sosial bersih-bersih sampah di kota Ternate, 14-15 September 2019 (Lentera/Fariji)

“Kegiatan pembersihan sampa di bibir pantai ini adalah merawat ekosistem” ujar Ketua Umum Himasylva, M Arsal Usman kepada reporter usai kegiatan, Ahad, 15 September 2019 siang ini.

Dia menyebut bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah tersebasr kedua didunia, khususnya ekosistem perairan. Menjaga lingkungan sangat penting, sebab kata dia bisa memberikan dampak positif seperti mengurangi serangan penyakit. Ini harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

“Menjaga dan merawat ekosistem, dan pantai agar hewan atau satwa yang ada di sekitar pantai tidak terganggu oleh lingkingan yang kotor,” tuturnya

Bakti sosial membersihkan sampah ini sebelumnya sudah digelar berulang kali dimasa periode pengurus sebelumnya. Dan akan digelar lagi pada bulan Desember mendatang, ia belum menyebutkan lokasi dimana akan dibersihkan kembali.

Reporter: Fajiri
Editor: Ajun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *