oleh

Empat Mahasiswa Korban DO Akan Bermalam dan Mogok Makan Didepan Rektorat

LENTERA MALUT — Empat mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) yang di drop out (DO) datang kembali di depan rektorat Unkhair, Selasa 28 Januari 2020, meminta bertemu rektor, Husen Alting untuk membicarakan perihal nasib studi mereka.

Mereka berdiri di tangga naik lantai dua rektorat sekira pukul 11.00 WIT sembari membentangkan poster. Meminta agar rektor Unkhair cabut SK DO, dan menginginkan agar mereka selesaikan studi di Unkhair. Sempat cekcok dengan petugas keamanan kampus. Poster yang dipegang Ikra diremuk hingga kusut.

“Sudah terlalu banyak uang orang tua kami habis karena untuk kami kuliah,” tulis salah satu poster yang dipegang Arbi M. Nur, salah satu mahasiswa yang terkena DO.

“Ini kali ke empat kami melakukan aksi, namun kami belum juga bertemu Rektor,” ujar Ikra S. Alkatiri, salah satu mahasiswa yang kena DO kepada lentera.co.id,

Ikra S. Alkatiri menuturkan, mereka akan menduduki gedung rektorat dan akan mogok makan selama rektor Unkhair tidak mau menemui mereka.

Arbi tampak tertidur dilantai tangga menuju ruang rektorat Unkhair. Mereka menunggu agar rektor unkhair bisa menemui mereka untuk membicarakan nasib (Lentera/Ajun)

“Kami akan duduk disini bahkan kalau memungkinkan kami akan bermalam hingga rektor mau turun untuk membicarakan nasib kami,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Khairun Ternate, Husen Alting sedang tidak berada di Kantor.

“Pak sedang menguji mahasiswa yang naik ujian skripsi di Fakultas Hukum,” terang sekertaris Rektor saat di temui di ruangannya.

Sebelumnya, keempat mahasiswa ini di DO karena terlibat aksi damai memperingati 58 tahun deklarasi kemerdekaan bangsa West Papua di depan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yang berakhir dengan pembubaran oleh pihak gabungan TNI- Polri serta sepuluh orang di amankan ke Polres kota Ternate, pada 2 Desember 2019.

SK DO nomor 1913/UN44/RT/2019 ditandatangani oleh rektor Unkhair Husen Alting yang terbit pada 12 Januari 2020, dengan lampiran empat mahasiswa yang mendapat DO yakni Arbi M. Nur (Prodi Kimia) dan Ikra S Alkatiri (Prodi PPKn) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fahyudi Kabir Prodi Elektro dari Fakultas Teknik, dan Fahrul Abdullah Prodi Kehutanan, Fakultas Pertanian.

Sampai berita ini diterbitkan, aksi keempat mahasiswa duduki rektorat dan mogok makan masih terus berlanjut. (Ajn)

Reporter: Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *