oleh

Empat Mahasiswa Korban DO yang Demo di Unkhair Malam ini Dibubarkan Lagi

LENTERA PENDIDIKAN — Empat mahasiswa yang di-Drop Out (DO) kini dibubarkan lagi setelah seharian duduk sembari bentangkan poster di depan rektorat Universitas Khairun (Unkhair), Rabu 29 Januari 2020.

Pantauan lentera.co.id, Arbi, Fahyudi, Ikra dan Fahrul saat itu duduk dan berbaring di pelataran kampus beralaskan spanduk dan poster dari sejak siang tadi. Hingga malam, pukul 21.03 WIT pihak keamanan kampus datang membubarkan mereka.

Mereka di paksa lagi untuk membubarkan diri. Tanpa melawan, keempatnya langsung mengangkat poster dan spanduk langsung pergi meninggalkan tempat itu.

“kami bubar, tidak ada perlawanan, kami di sini untuk menuntut rektor mencabut SK DO,” ujar Fahyudi Marsaoly, salah satu mahasiswa yang kena DO setelah dibubarkan oleh sejumlah petugas keamanan kampus.

Namun, kata Fahyudi, bukan berarti berhenti sampai disini. mereka akan melanjutkan lagi pada besok hari ditempat yang sama dan tuntutan serupa.

“Yah, kalau sudah dipaksa bubarkan begini, berarti bubar, tapi besok tentu kami akan balik lagi menuntut hak kami,” jelas Ikra S. Alkatiri, salah satu diantara mereka.

Sebelumnya, aksi serupa juga sudah digelar Selasa, 28 Januari 2020 kemarin hingga malam hari. aksi itu juga dibubarkan

Mereka di DO melalui Surat Keputusan Rektor Unkhair nomor: 1860/UN44/KP/2019 yang terbit pada 12 Desember 2019 lalu. Dalam SK itu, Fahyudi, Arbi, Fahrul dan Ikra S. Alkatiri di DO karena melanggar kode etik mahasiswa dan melakukan tindakan disintegesi bangsa dengan terlibat dalam aksi peringati hari deklarasi kemerdekaan bangsa west Papua di depan kampus Muhammadiyah Maluku Utara, 2 Desember 2019 lalu.

Senin (13/1/2020) lalu Kuasa Hukum ke empat mahasiswa, Rizkal Kunio juga menjelaskan akan menyampaikan gugatan perkaran SK DO ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) di Ambon, Maluku terhitung 90 hari setelah SK DO terbit.

“Disana kita lebih mendapat kepastian, apakah SK itu dikeluarkan sudah sesuai dengan asas-asa umum pemerintahan yang baik atau belum,” katanya setelah usai menemui Wakil Rektor III, Syawal Abdulajid pekan lalu.

Reporter: Darman
Editor: Ajun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *